Rabu, 24 Juli 2013

#FF2in1: Melting


Aku mengelus kucingku sambil melirik kearahnya. Dia baru saja keluar ke halaman rumahnya.
Aku duduk di halaman rumahku sendiri sambil mengelus Cia, kucing Persia ku yang bermata biru, dan memandang tetanggaku yang baru pindah itu.

Ya Tuhan, kenapa dia harus begitu sempurna?

Aku tetap mengelus kucingku dan memandangnya. Lalu, dia menoleh ke arahku dan melirikku. Aku tersenyum dan melambai.
"Hai!" sapaku bersemangat. Dia tersenyum juga.
"Halo," jawabnya juga. Dan seketika rasanya tulangku telah meleleh.
Lalu, dia melangkah mendekatiku lalu tersenyum saja. Astaga, jangan-jangan dia tertarik padaku juga?
"Siapa namamu?" tanyaku.
"Aldy," jawabnya. "Kamu?"
"Naila." jawabku sambil tersenyum semanis mungkin.
"Kau tahu? Aku suka..."

Hah? Jangan-jangan dia suka aku? Ini terlalu cepat. Astaga.
Wait, tapi dia bisa saja suka aku pada pandangan pertama bukan? Hihi. Mungkin senyumku terlalu manis atau apa.
"Aku suka kucingmu, kucingmu lucu sekali. Itu kucing persia?" lanjutnya sambil tersenyum.
Ugh, sial. Jadi dia suka kucingku? Menyedihkan.
"Iya, namanya Cia." kataku lalu menggendong Cia dan membiarkan dia mengelus kucingku itu.
"Dia manis sekali, lho. Cewek kan?" ucapnya dengan suaranya yang membuatku meleleh. Aku mengangguk saja.
Tapi tetap saja. Dia suka kucingku?! Astaga, aku benar-benar gemas.
Geregetan - Sherina

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar