Minggu, 16 Desember 2012

Halo, there!

Hai, remember me?
Ingat aku?
Walaupun aku sebegini invisiblenya didepanmu. Walaupun aku bukan siapa-siapamu.
Emm... aku nggak tau. Kenapa kamu ada? Kenapa dulu kamu ada disitu ketika aku butuh seseorang?
Kenapa kamu membuatku merasa jika kamu melihatku apa adanya?
Kenapa kamu membuatku merasa kamu menerima aku yang berbeda?
Kamu itu siapa?

Kenapa aku memikirkan kamu ketika aku sendiri?
Kenapa aku sering berkata dalam hati bahwa aku membutuhkan kamu disini?

Padahal..
Apa kamu memikirkan aku barang sedetikpun? Tidak.
Apa kamu memikirkan betapa aku menyayangimu dari sini, jauh, hanya berpegang dalam masa lalu, mengharapkan canda dan tawa bersamamu kembali? Tidak.

Percayalah, aku selalu menunggumu. Aku selalu menyayangimu darisini, jauh darimu, dan walaupun tidak menemuimu setiap hari. Aku selalu merindukanmu. Aku selalu berpegang pada kenangan-kenangan masa lalu.
Aku selalu menoleh jika namamu disebut. Aku selalu mencaritahu kabarmu. Aku berharap kamu datang ketika pensi nanti.
Aku selalu membuka profile facebookmu walaupun kamu tidak online. Aku berharap Athiyya mengunggah foto-foto kelasmu yang terdapat kamu didalamnya.
Aku sering melihat ada orang yang mirip denganmu.

Dan intinya adalah....
Sederhana. Aku rindu kamu.
Sesederhana itu. Kenapa kamu sangat membuatku sebal, hai, Ian Reyhan Junior?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar