Sabtu, 09 Juni 2012

Sesuatu yang ternyata masa lalu.

Dia diam. Terduduk membaca buku yang dia pinjam dari sahabatnya. Dia membaca sambil mendengarkan lagu yang tersetting untuk mengacak lagu yang diputar.
Dia ingat kalau dia tadi berjalan dari SMP nya ke sekolah dasarnya dulu, MIN Malang 1. Lalu, ia mengingat semua kejadian yang ada disana. Ketika dia masuk ke bekas kelasnya dulu, 6G. Sekarang kelas itu telah menjadi kelas 6E. Tahun ini tidak ada kelas 6G.
Di bekas kelasnya dia melihat masih ada jadwal piket yang dulu. Masih tertempel di dinding ditempat yang sama. Dan nama "Rachell" ada disebelah nama "Ian".
Lalu dia mengingat semua kejadian di kelas ini yang bisa dia ingat. dan Flashback itu mulai berputar.

Seakan akan kejadian itu berulang kembali dan dia hanya menjadi penonton.
Dia melihat kejadian ketika dia terpaksa duduk sama Ian karena kipas anginnya kencang sekali dan dia kedinginan. Lagipula, saat itu Bu Uswah menerapkan kami agar tidak duduk dengan lawan jenis. Ini aneh. Bu Uswah sengaja melakukan itu karena beliau tahu kami sahabat.
Lalu kejadian yang dia lihat berubah, dia ingat saat dia dan Ainun, Roshan, Dila, Tsabita, Asty bercanda dengan Ian. Saat itu aku tertawa karena lagu satu anak bebek yang kami lucu lucukan itu. Lalu, Ian bilang :"Haha, uancene. Mbikino a grup jeneng e Bebek Holic". Aku tertawa saja.
Lalu, Bebek Holic ada.
Kejadian itu berubah lagi. Dan ketika dia mengingat itu, ada satu lagu yang ia dengar.
"Satu dari sekian kemungkinan
kau jatuh tanpa ada harapan
saat itu raga kupersembahkan
bersama jiwa, cita,cinta dan harapan"
Dia diam. Matanya berkaca kaca. Dia ingat dulu ada yang pernah menyanyikan ini. Namanya  Ian Reyhan Junior dan dia menyanyikan itu untuk latihan untuk seleksi pensi.
Dan hari- H seleksi pensi, dia mengundurkan diri.
Lalu, kejadian itu berubah. Ketika selesai wisuda dan pembagian rapor. Dia melihat dirinya dan Ian hanya melirik dan saling tersenyum. Dia lupa mengatakan sesuatu yang penting. Sekarang dia merasa bodoh karena dahulu menyangka bahwa semuanya akan baik-baik saja dan kembali seperti semula. Seakan jika beda sekolah akan seperti biasanya. padahal kenyataannya tidak.

Dia merindukan semuanya. Dia merindukan kelas 6G yang ketika kau ulang tahun akan dihadiahi lagu selamat ulang tahun dan lagu kebangsaan Arema. Dia merindukan Bebek Holic. Dia merindukan teman-temannya di 6G yang akan membuat dia melupakan segala masalahnya dengan lelucon lelucon itu. Dia merindukan memanggil Dila dengan paitun. Dia merindukan segalanya di 6G.

Sekarang dia tidak bisa menekuni buku yang dia baca-Catching Fire oleh Collins yang ia pinjam dari naura. Jadi dia tutup bukunya, dan ia ambil ponselnya. dan dia kirim sms ke seseorang.

To:085330647413
He,yan.
apa kabar?

dan dia masih menunggu jawaban dari sms itu. Air matanya pun mulai meleleh.

1 komentar:

  1. apalagi ini. sakjane wes iso move on durung se?

    BalasHapus